Ratusan warga di Kabupaten Aceh Singkil berunjuk rasa di epan kantor pabrik pengolahan kelapa sawit PT.Socfin Indonesia. Warga memprotes limbah pabrik yang menggangu kesehatan dan mencemari lingkungan. Dalam orasinya, warga yang tergabung dalam forum pemuda Aceh Singkil menyebutkan, asap pabrik dan hasil limbah minyak kelapa sawit mencemari lingkungan. Selain itu, keberadaan truk pengangkut kelapa sawit juga menyebabkan sejumlah jalan di wilayah mereka rusak parah. Dengan membawa poster dan spanduk, Warga menuntut ganti rugi pihak perusahaan terhadap dampak yang dirasakan oleh warga. Pihak perusahaan juga diminta memperkerjakan masyarakat lokal di pabrik tersebut. Unjuk rasa ini mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian. Warga juga membakar ban bekas di depan pintu masuk pabrik. Setelah sekian lama berorasi, akhirnya pihak perusahaan mengizikan warga masuk ke area pabrik. Beberapa perwakilan warga akhirnya diterima pimpinan PT. Socfin Indonesia Erikson Ginting. Pihak perusahaan berjanji akan mengkoordinakan tuntun warga dengan managemen dan tokoh masyarakat setempat.