Polda Aceh Sita 2 Truk Kayu Diduga Hasil Illegal Logging

Publication Date: 2017-03-07

Banda Aceh - Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Aceh berhasil menyita dua truk yang membawa kayu yang diduga hasil pembalakan liar. Penangkapan dilakukan pada lokasi terpisah dan dalam waktu berbeda.

Pantauan detikcom, satu truk yang bermuatan kayu bulat jenis rimba campuran dan satu truk berisi kayu olahan kini dibawa ke depan gedung Ditreskrimsus Polda Aceh, Selasa (7/3/2017). Kayu di dalam kedua truk terlihat tersusun sangat rapi. Kayu-kayu ini disita karena, saat diangkut, tidak dilengkapi dengan izin resmi.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh Kombes Armensyah Thay mengatakan polisi mengamankan truk pembawa kayu yang diduga hasil pembalakan liar atau illegal logging ini karena tidak mengantongi izin. Penangkapan dilakukan setelah polisi membuntuti truk-truk tersebut.

"Kalau dapat kayu tanpa izin, kita tangkap," kata Armensyah dalam konferensi pers di Mapolda Aceh.

Penangkapan pertama dilakukan pada Jumat (24/2) sekitar pukul 03.00 WIB di Desa Lamtamot, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar, Aceh. Saat itu tim Ditreskrimsus mengamankan satu unit truk Colt diesel yang bermuatan kayu bulat jenis rimba campuran sebanyak 30 batang.

Setelah diamankan, kayu tanpa izin ini selanjutnya dibawa ke Mapolda Aceh. Polisi juga mengamankan sopir truk berinisial MU alias AR.

Berselang tiga hari kemudian, yaitu pada Senin (27/2), polisi kembali memergoki satu unit yang sedang membawa kayu olahan tanpa izin. Lokasinya di kawasan Lampeuneurut, Aceh Besar, Aceh. Kayu jenis rimba campuran sebanyak lebih-kurang 5 meter kubik itu selanjutnya diboyong ke Mapolda Aceh. Untuk calon tersangka terkait kasus ini berinisial SA.

"Kita imbau kepada masyarakat agar tidak melakukan penebangan kayu tanpa memiliki izin dari pejabat yang berwenang," jelas Armensyah.

URL: https://news.detik.com/berita/d-3440685/polda-aceh-sita-2-truk-kayu-diduga-hasil-illegal-logging

Lampiran: Kayu_Disita_Polisi.jpg