Gajah Rusak Enam Unit Barak PT Atakana dan Terbakar

Publication Date: 2015-10-26

ACEH TIMUR [Insetgalus] - Enam unit barak kayu yang ditinggal penghuninya di Afdeling IV milik perusahaan perkebunan sawit PT Atakana Company, di Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, Minggu (25/10) dini hari sekira pukul 02.00 WIB hangus terbakar.

Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh Asisten Afdeling IV, Safaruddin Minggu (25/10) pagi sekitar pukul 07.00 WIB, "semua barak berkontruksi kayu itu hangus terbakar, tak ada korban jiwa namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah,” kata seorang karyawan yang enggan disebutkan namanya Minggu (25/10).

"Sabtu (24/10) malam sekira pukul 22.00 Asisten Afdeing IV Safarudin, dan sejumlah pekerja yang menghuni barak di afdeling IV itu pergi dan menginap di Afdeling I, “Asisten Afdeling IV dan pekerja menginap di afdeling I, karena genset di afdeling IV mati jadi mereka menginap di afdeling I. Katanya.

Sambungnya, sebelum pergi Sabtu malam itu, Asisten IV dan pekerja telah menghidupkan lampu teplok disekeliling barak sebanyak 10 buah lampu, “ di dalam dan luar barak, Setelah dihidupkan lampu teplok disekeliling barak, barulah Asisten IV dan pekerjanya pergi ke afdeling I untuk menginap,” ujar kariawan itu.

Sementara itu pihak perusahaan perkebunan sawit PT Atakana Company menduga kebakaran bukanlah dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) atau orang jahil lainnya, melainkan kebakaran ini diduga disebabkan serangan gerombolan gajah yang mengobrak – abrik barak pada Minggu (25/10) dini hari sekira pukul 02.00 WIB.

“Kita menduga kebakaran ini disebabkan oleh serangan gerombolan gajah lebih kurang sebanyak 40 ekor yang merusak barak Minggu (25/10) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Dugaan ini karena saat Asisten afdeling IV Safaruddin kembali kebarak Minggu pagi dilokasi kebakaran melihat banyak telapak dan taik gajah, dan sejumlah tiang lampu bertumbangan kearah barak,”pungkasnya.

Selain itu, keberadaan gerombolan gajah itu sudah diketahui sejak Sabtu (24/10) sore keberadaan gerombolan gajah sudah diketahui berada di areal afdeling IV, tetapi pekerja Sabtu sore itu sudah berusaha mengusir gerombolan gajah menggunakan mercon untuk bisa mengeluarkan Tanda Buah Segar (TBS) sawit yang telah dipanen, namun kita tak menduga jika Minggu dini hari gerombolan gajah tersebut merusak barak hingga terbakar, jelasnya.

Paska kejadian pihak perusahaan terdiri dari asisten, petugas pengamanan dan security telah meninjau ke lokasi, disebutkan pada Agustus 2015 lalu, serangan gajah juga telah merusak sejumlah barak di afdeling IV ini, tidak menutup kemungkinan gajah akan kembali merusak barak di afdeling lainnya karena gerombolan gajah- gajah tersebut masih berada di kawasan perusahaan perkebunan sawit PT Atakana Company.

URL: http://www.insetgalus.com/berita?id=Gajah_Rusak_Enam_Unit_Barak_PT_Atakana_dan_Terbakar

Konsesi terkait