Banjir Bandang Sapu Gunong Kong

Publication Date: 2015-03-12

SUKA MAKMUE - Kawasan Dusun Alue Pungki Blang Tripa, Gampong Alue Waki Gunong Kong, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya disapu banjir bandang menyebabkan tiga warga dilaporkan hilang. Musibah itu sendiri terjadi Selasa (10/3) malam namun pencarian warga yang hilang masih berlanjut hingga Rabu petang kemarin.

Satu versi menyebutkan, ketiga warga yang belum diketahui identitasnya itu hilang saat mencari tiga unit sepeda motor yang diterjang banjir. Namun ada juga laporan yang menyebut ketiga warga pendatang itu raib bersama terjangan air bah.

Dampak musibah tersebut, permukiman warga di kawasan pedalaman Kabupaten Nagan Raya yang berjarak sekitar 70 kilometer dari ibu kota kabupaten itu dipenuhi bengkalai kayu besar dan bebatuan. Hingga tadi malam belum diperoleh data akurat karena sulitnya akses informasi maupun jarak tempuh dari ibu kota kabupaten.

Informasi yang berhasil dikumpulkan Serambi sepanjang Rabu siang hingga tadi malam menyebutkan, musibah banjir bandang ini terjadi pada Selasa (10/3) petang sekitar pukul 19.00 WIB ketika kawasan ini dilanda hujan lebat disertai petir. Tiba-tiba kawasan yang berdekatan dengan sungai itu terdengar suara gemuruh disertai air yang membawa bongkahan kayu besar serta bebatuan dari kawasan pegunungan. Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi kejadian dilaporkan berhasil menyelamatkan diri dari terjangan banjir bandang dengan berlindung ke tempat yang lebih aman. Sedangkan gubuk dan tempat tinggal di kawasan pertanian itu porak poranda.

Keuchik Alue Waki Gunong Kong, Ibnu Hajar yang dihubungi Serambi kemarin petang membenarkan adanya musibah banjir bandang yang melanda wilayahnya, yaitu kawasan Dusun Alue Pungki Blang Tripa. Ibnu Hajar juga membenarkan adanya tiga warga yang berprofesi sebagai pekerja di kawasan hutan dan perkebunan di wilayah pedalaman ini hilang. “Kami masih mencari tahu identitas warga yang hilang ini, mereka diduga hanyut ke dalam hutan bersama terjangan banjir bandang,” kata Ibnu Hajar.

Selain hilangnya tiga warga, kata Ibnu Hajar, tiga unit sepeda motor milik pekerja di wilayah ini juga disapu banjir. Beberapa pondok kebun, peralatan pertanian, termasuk gergaji mesin raib. “Yang tersisa hanya bongkahan kayu besar, bebatuan, dan pondok masyarakat yang porak poranda,” demikian Keuchik Alue Waki.(edi/Serambi Indonesia)

URL: http://aceh.tribunnews.com/2015/03/12/banjir-bandang-sapu-gunong-kong